Community Involvement & Development Based on ISO 26000 and PROPER
Rp. 1.500.000
- 9 - 10 Februari 2026
- 08.00 - 16.00
- Zoom Meetings
Tentang Training
Program pelatihan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat secara strategis dan berkelanjutan. Mengacu pada panduan ISO 26000 khususnya pada core subject Community Involvement and Development, serta selaras dengan kriteria penilaian PROPER, pelatihan ini membantu peserta memahami bagaimana tanggung jawab sosial dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan dan praktik bisnis secara terstruktur.
Melalui pendekatan yang aplikatif dan berbasis studi kasus, peserta akan dibekali kerangka perencanaan program, strategi pelibatan pemangku kepentingan, hingga pengukuran dampak yang relevan dengan standar keberlanjutan. Training ini tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga mendorong terciptanya nilai bersama (creating shared value) antara perusahaan dan masyarakat, sehingga menghasilkan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan.a
Direkomendasikan Untuk
- Perencana dan pelaksana program sosial.
- Pengintegrasi strategi keberlanjutan perusahaan.
- Penyusun dan penanggung jawab PROPER.
- Pengambil keputusan wilayah operasional.
- Penentu arah kebijakan sosial.
- Pelaksana pemberdayaan masyarakat lapangan
- Pengelola komunikasi program sosial.
- Penggerak keterlibatan karyawan perusahaan.
- Mitra kolaborasi program pemberdayaan.
- Pendamping program berbasis standar.
Materi
Pendekatan strategis dalam merancang dan menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan mengacu pada tujuh core subjects ISO 26000, sehingga inisiatif yang dilakukan tidak sekadar bersifat filantropi, tetapi terintegrasi dengan tata kelola, aspek sosial, lingkungan, dan etika bisnis untuk menciptakan dampak yang terukur serta nilai bersama yang berkelanjutan bagi perusahaan dan masyarakat.
Proses terencana untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat melalui partisipasi aktif, penguatan potensi lokal, serta akses terhadap sumber daya dan peluang ekonomi, sehingga tercipta perubahan sosial yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Proses pemetaan kondisi awal masyarakat menggunakan pendekatan Sustainable Livelihoods Approach (SLA) dengan analisis lima aset utama (human, social, natural, physical, dan financial capital), guna memperoleh gambaran komprehensif tentang potensi, tantangan, dan kebutuhan sebagai dasar perencanaan program yang tepat sasaran dan
pembelajaran berbasis praktik yang mengulas implementasi nyata program pemberdayaan masyarakat, mulai dari tahap perencanaan, pelibatan pemangku kepentingan, hingga pengukuran dampak, sehingga peserta memperoleh insight aplikatif, pembelajaran strategis, dan refleksi kritis untuk memperkuat kualitas program di konteks masing-masing.
Pemateri
- Dr. Didiet Widiowati M.Si
- Teodorus Ikbal
Keuntungan
- Akses dokumentasi dan mater
- Dapat dilaksanakan secara daring
- Sertifikat pelatihan