Perencanaan Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Metode Logical Framework Approach (LFA)
Rp. 750.000
(User Terdaftar)
- 6 Maret 2026
- 08.00 - 16.00
- Zoom Meetings
Tentang Training
Program pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep, tujuan, dan kerangka kerja Logical Framework Approach (LFA) sebagai metode perencanaan program yang sistematis dan terstruktur. Pelatihan ini membantu peserta memahami bagaimana merumuskan masalah, menyusun tujuan, menentukan indikator kinerja, serta membangun hubungan logis antara input, output, outcome, dan impact dalam sebuah matriks logframe.
Melalui pendekatan konseptual dan latihan studi kasus sederhana, peserta akan dibekali pemahaman mengenai tahapan penyusunan LFA mulai dari analisis situasi dan pemetaan masalah, penyusunan pohon tujuan, hingga penyusunan matriks kerangka logis beserta indikator dan asumsi. Training ini berfokus pada penguatan fondasi perencanaan program agar lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil, sehingga peserta mampu merancang program pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.
Poin Penting
- Pengelola program pemberdayaan masyarakat.
- Penyusun perencanaan dan proposal program.
- Perancang strategi intervensi sosial.
- Pengumpul dan analis data kebutuhan masyarakat.
- Pihak yang memantau dan mengevaluasi program.
- Pengelola anggaran dan sumber daya program.
- Penyusun indikator dan target kinerja.
- Pendukung perencanaan berbasis hasil.
- Pengambil keputusan program sosial.
- Praktisi yang ingin memahami metode LFA.
Materi
Materi ini membahas kerangka dasar dan komponen utama dalam penyusunan Logical Framework Approach secara sistematis. Peserta akan memahami struktur matriks logframe yang mencakup tujuan umum, tujuan khusus, output, indikator, sumber verifikasi, serta asumsi, sehingga mampu melihat keterkaitan logis antar elemen program. Materi ini memberikan fondasi yang kuat agar perencanaan program lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil yang berkelanjutan.
Materi ini membahas berbagai alat analisis dalam Logical Framework Approach untuk mengidentifikasi dan merumuskan permasalahan secara sistematis. Peserta akan mempelajari penggunaan problem tree, analisis sebab-akibat, serta pemetaan pemangku kepentingan sebagai dasar penyusunan pohon tujuan dan perencanaan program. Materi ini membantu peserta memahami akar masalah secara lebih komprehensif, sehingga intervensi yang dirancang menjadi lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
Materi ini membahas tahapan teknis dalam merancang matriks kerangka logis sebagai inti dari metode LFA. Peserta akan mempelajari cara merumuskan tujuan umum dan khusus, menetapkan output, menyusun indikator yang terukur, menentukan sumber verifikasi, serta mengidentifikasi asumsi dan risiko program. Materi ini membekali peserta dengan kemampuan menyusun logframe yang runtut, logis, dan berorientasi pada hasil sebagai dasar implementasi dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat.
Sesi pembelajaran berbasis praktik yang mengulas penerapan metode LFA dalam perencanaan program nyata. Peserta akan menganalisis contoh kasus mulai dari identifikasi masalah, penyusunan pohon tujuan, hingga penyusunan matriks logframe, sehingga memahami alur berpikir yang sistematis dan aplikatif. Melalui studi kasus ini, peserta memperoleh pengalaman praktis dalam menerjemahkan konsep LFA ke dalam perencanaan program yang terstruktur, terukur, dan berorientasi pada hasil.
Pemateri
- Teodorus Ikbal
- Rai Jemadila
Keuntungan
- Akses terhadap dokumentasi dan materi pelatihan
- Dapat dilaksanakan secara daring
- Sertifikat pelatihan